Day: June 22, 2022

Artikel

“Membaca dan Semestanya” oleh Benny Arnas

Ketika hendak menghadapi ujian di bangku sekolah maupun kuliah, saya, mungkin juga sebagian pembaca, pernah berada dalam keadaan “membaca yang dipaksakan” demi memastikan materi-materi pembelajaran yang pernah diberikan atau disarankan pengajar benar-benar nyangkut di kepala. Di waktu yang sama, harapan

LEBIH LANJUT »
Cerita Pendek

Cerpen “Tentang Rindu” Karya Risen Dhawuh Abdullah

Meninggalnya ayah tiga tahun lalu menimbulkan luka bagi aku dan ibu yang rasa-rasanya tidak bisa disembuhkan. Rasa kehilangan itu masih bersemayam walau tidak selebat saat dokter mengatakan kalau nyawa ayah tidak dapat ditolong. Bukan berarti aku tanpa usaha mengikhlaskan kepergian

LEBIH LANJUT »
Cerita Pendek

Cerpen “Assalamu ‘alaikum Cinta” oleh VITO PRASETYo

Assalamu ‘alaikum Cinta             Enam bulan sudah, Ratih melewati impiannya untuk meraih cita-citanya. Entah, sudah berapa puluh kali ia melamar pekerjaan dan selalu ditolak. Rata-rata perusahaan yang dilamar menolaknya dengan alasan klasik, tidak sesuai kriteria dan kebutuhan perusahaan. Ijazahnya,

LEBIH LANJUT »
Artikel

Artikel “Idulfitri dalam Puisi”

Malam lebaran, gaung kemenangan mengudara. Suara takbir bersahutan mengetuk nurani dan menandakan kemenangan sejati. Hingga pagi, gema takbir masih kukuh menolak sepi. Selebrasi kemenangan bagi setiap muslim yang telah melawan belenggu hawa nafsu selama bulan Ramadan mengantar menuju hari yang

LEBIH LANJUT »
Puisi

“Narasi 2021, Ibu, Ayah” Puisi-Puisi Karya Moh. Reza

NARASI 2021 Di pagi yang porak-poranda media bersitegang pada kebijakan penguasa peristiwa demi peristiwa seakan menjadi air yang mengalir ke hulu mencari mangsanya untuk kematian Di tengah riuhnya omong kosong rakyat di paksa menjual tanah sebagai modal kesejahteraan katanya namun,

LEBIH LANJUT »
Puisi

Puisi “Abhati” Karya Ahmad Maulidi

Rindu itu mencari peraduan Langkahnya sedikit pelan Karena hujan turun jelang malam Desir angin lalu juga menghilang Sudah tidak ada lagi perasaan Tentang dunia yang fana Alam lebih memilih kenyataan Yang bercerita bahwa ujung jalan Adalah tempat yang nyata Abhati

LEBIH LANJUT »
Puisi

Puisi “Bencana Malam” Karya Ahmad Maulidi

Pulanglah kawan Sudah selarut ini Kau masih di luar Padahal bulan Sedikit lagi bergulir Pindah tempat Ke sepertiga malam Kau dengarkah itu? Suara burung-burung malam Telah berganti bunyi Tepat pukul satu dinihari Kokok ayam pertama Menyahut bangunkan malaikat Kembalilah ke

LEBIH LANJUT »